Minggu, 10 Desember 2017

Nikmati keindahan Parangtritis Dengan Sewa Mobil Jogja



Nikmati keindahan Parangtritis tidak secepat bisa mengayuh pasir atau hanya di pantai saja. Cobalah mengunjungi Parangtritis Hill Paragliding. Disini pengunjung akan mendapatkan sensasi khusus untuk menikmati keindahan Pantai Parangtritis
Dinamai Bukit Paralayang jelas jelas artikel bukit ini menjadi tempat kegiatan Paralayang digelar. Posisi Berada di perbukitan yang berhadapan langsung dengan samudera luas ini jelas sangat pas untuk menerapkan paralayang. Anda bisa menggunakan jasa sewa mobil jogja untuk menuju tempat ini.

Meski lokasi paralayang paralayang bekerja, tak sedikit pengunjung yang datang ke sini hanya untuk menikmati pemandangan yang disuguhkan di tempat ini. Dengan ketinggian 900 Mdpl, pengunjung bisa menikmati keindahan garis Pantai Parangtritis yang bertemu langsung dengan luasnya Laut Selatan. Waktu favorit untuk mengunjungi tempat ini adalah saat matahari terbenam. Twilight dramatis di cakrawala barat benar-benar akan menjadi pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan
Paragliding Hill awalnya hanyalah sebuah bukit biasa. Setelah dihadapkan pada tahun 1991 dibuat pondasi beton pertama untuk fasilitas paralayang. Setelah itu lanjutkan untuk membuat fasilitas pendukung seperti joglo pendopo, tangga, dan area parkir sekitar tahun 1998
Paralayang bekerja keluar para aktivis yang melakukan aktivitas paralayang dari bulan Desember sampai Februari saat cuaca cerah dan angin bertiup cukup kencang. Namun seiring dengan turunnya cuaca yang tidak menentu, para pelaku kerja paralayang sulit menjadwalkan penjadwalan jadwal tetap.
Bukit Paralayang Parangtritis sangat mudah dijangkau. Dari kota Yogyakarta pengunjung mengendarai jalan Parangtritis melewati Pantai Parangtritis menuju Wonosari. Tiba di persimpangan Girisubi mengambil hak untuk Paragliding Hill. Pengunjung akan melewati jalan ynag cukup menanjak dan terjal sehingga disarankan untuk membuat kendaraan kencang menanjak. Setelah sekitar 1 km, akan ditemukan joglo pendopo dan area parkir Bukit Paralayang. Dari sini lanjutkan perjalanan dengan menuruni tangga sekitar 100 meter. Tidak ada biaya retribusi, pengunjung hanya perlu membayar parkir sebesar Rp 3000. Begitu juga bagi yang berminat mencoba paralayang yang ekstrem, harganya Rp 300000. / orang

Diulas lagi oleh FaisalRezasrg.com

0 komentar:

Posting Komentar